Assalamualaikum wr.wb. Hai! Huft, udah lama gue ganulis di blog mau dimanapun karena internet gue rusak dan belom di betulin. Liburan semester ini sekitar 2 minggu, dan liburan kali ini bisa dibilang kurang seru. Paling cumin ke bali 3 hari, sisanya? Bah jangan ditanya. Dirumah terus! Bosen aja booo. Gue bakal nyeritain liburan gue dari terima rapot kali ya? Oke deh.
24 Desember 2011
Sumpah ya gue takut+penasaran+seneng. Ya, di hari jumat yang berbahagia gue, seluruh siswa SMP Labschool Jakarta akan mendapatkan hasil nilai selama semester satu atau yang biasa kita bilang, terima rapot. Niatnya sih gue mau dateng siang berhubung terima rapot jam 2 dan gausah masuk sekolah. Tapi dikarenakan beberapa hal, gue akhirnya harus dateng jam 8. Hancurlah rencana gue mau tidur sampe jam 11.
Setelah sekian jam gue disekolah akhirnya nyokap gue dateng sekitar jam 3. Sumpah gue deg-degan. Karena gue males nunggu akhirnya gue masuk ke kelas aja. Bete aja nunggu diluar. Gue tanya ke nyokap rapotnya udah dapet dan ternyat emang udah. Dengan tangan gemeteran, napas yang berat, kaki yang lemas, rambut yang berkibar-kibar gue melihat rapot itu secara perlahan. Gadeng gagitu. Gue liat dan ternyata…..nilai gue kurang memuaskan. Nilai gue turun. Hooh, mungkin karena gue kurang rajin kali ya. Pokoknya semester II gue harus lebih rajin. CEMUNGUDH!
25 Desember 2011
Hari ini gue ke Bali. Alhamdulillah, walaupun cuman 3 hari. Malah udah untung bisa dapet tiket dan hotel. Tadinya rencananya sih mau sampe tahun baru, tapi berhubung kakak gue yang cowok ada tes semesteran tanggal 2 januari jadi cumin 3 hari deh.
Gue dan keluarga dapet tiket Lion Air jam 8 (atau jam 10 gue lupa) dari Jakarta. Sumpah gue nyesel gabeli makanan dulu buat dipesawat. Di pesawat bosen parah parahan. Untungnya gue udah menyiapkan sebuah novel jadi yaaaaa seenggaknya gasebosen sebelumnya. Gue nyampe bali sekitar jam 11an waktu dibali. Dari bandara kita langsung makan direstoran yang gue lupa namanya. Porsinya… gede aja. Dipiring gue ada nasi, ikan, cumi, udang, kepiting, lobster, dan sayur. Pada akhirnya gue gangabisin ikannya padahal katanya enak. HIKS.
Setelah makan kita langsung menuju hotel namanya kalau gasalah Discovery. Lagi Check-In ternyata kamarnya yang satu lagi gaada. Akhirnya kita dapet suite room gitu deh. Hohoho bahagia gueeee. Masuk kekamar…. WUOOH THE ROOM IS HUGE. Oke gue pasti kaya anak alay yang gapernah ke hotel atau apa, tapi serius kamarnya gede. Karena gatau mau ngapain akhirnya gue dan keluarga memutuskan untuk berleha-leha sebentar, ke pantai terus makan deh.
26 Desember 2011
Hari kedua di Bali! Niatnya jam 6 makan pagi terus jam 8 pergi ke daerah outbond gitu. Karena kebiasaan keluarga gue yang lelet, akhirnya jam 8 makan pagi dan kita berangkat jam 9. Makanan paginya itu-itu aja kaya di hotel biasa. Paling ada tambahan miso soup sama sushi. Abis makan pagi balik lagi ke hotel siapsiapin barang terus berangkat deh.
Perjalanan ke daerah outbondnya sekitar 1 jam sampai 2 jam. Karena tau bakal selama itu gue dan keluarga udah beli makanan kecil yang akhirnya diperjalanan abis. Finally setelah beberapa jam akhirnya nyampe juga. Bokap jalan kearah loket. Karena gue gatau mau kemana akhirnya gue ngikut juga.
Oke, gue salah banget maka sepatu hari ini. Gue pake flat shoes padahal gue mau outbond yang melibatkan flying fox dan lainnya. Otomatis kaki gue luka dan sakit banget. Harepan gue awalnya supaya rintangannya dikit, tapi ternyata jauh lebih banyak dari harepan gue. Urutannya gini: Bokap paling depan, disusul kakak gue yang cewek, gue, kakak gue yang cowok, dan dua orang cewek bule-jepang gitu. Gue kira rintangannya gampng-gampang, padahal BAHHH susah aja. Awal aja gue udah takut. Gara-gara itu, gue memperlambat gerakan kakak gue yang cowok, dan dua orang bule-jepang itu. WUOH GANYANGKA GUE. Dua orang bule-jepang itu cepeeeeet aja. Gue sebagai orang Indonesia malu hoh.
Setelah outbond kita makan di restoran khas ayam. Gue memesan ayam begitu juga keluarga gue kecuali kakak gue yang cewek. Gue gapernah selaper ini. Tenaga gue udah kekuras sih HAHAHA. Abis makan kita langsung menuju hotel. Dimobil semuanya udah tepar dan ketiduran kecuali supirnya tentu. Sampe hotel, siap-siap buat makan malam dan balik ke hotel, lagi.
27 Desember 2011
Hari ketiga di Bali! Gamenarik-menarik amatsih. Seperti kemaren jam 8 kita breakfast. Sambil makan kita ngomongin mau kemana. Setelah berapa menit ngomong-ngomong akhirnya kita berencana berenang di hotel. Yah gabener-bener berenang juga, tapi yang penting ada kegiatan aja. Di deket kolam renang ada barnya gitu. Akhirnya gue, bokap, dan kedua kakak gue mesen eskrim dan kelapa muda. Jadi mau….
Jam setengah dua belas kita beres-beres barang, dan jam 12 check-out. Abis check-out kita akhirnya ke pusat oleh-oleh khas bali bernama Krisna. Sebenernya gue bingung mau beli apa, tapi akhirnya gue memutuskan untuk beli gelang buat tementemen gue. Biarin deh, yang penting ada oleh-oleh-__-
Abis beli oleh-oleh akhirnya kita ke bandara. Kita dapet tiket Lion Air jam 16.45 jam bali. Karena gue gamau jatuh ke lubang yang sama, gue udah beli makanan untuk persiapan di pesawat. Sepanjang perjalanan di pesawat kalau ga makan ya paling ngomong sama kakak gue. Tetep bosen huft. Kita nyampe dijakrta sekita jam delapan atau jam 9 waktu Jakarta. Setelah 3 hari yang seru dan bikin capek akhirnya nyampe di tempat yang saya rindukan: RUMAH! HOME SWEET HOME
28 Desember 2011 s/d 09 Januari 2012
Setelah ke Bali, nothing special. Paling cuman dirumah aja. Yang paling seru paling kerumah temen, nonton sama temen dan keluarga. BOSEN HOI. Dirumah ngapain? Nonton TV, makan, tidur, main hape. Biasanya sih main computer, tapi internet gue rusak. Sengsara abis coyy. Sampe sekarang internet gue belom bener. Mana teknisinya ga dateng-dateng lagi. Ngeselin abis, sabaaar.
Oh ya! Tanggal 8 Januari nyokap gue ultah soooo HAPPY BIRTHDAY MY DEAREST MOM! Tanggal 8 ini gue, keluarga besar makan-makan di X.O. side shuki di senayan city. Abis itu….. seperti biasa ngebosenin.
Well, liburan gue gini-gini doang. Mungkin udah cukup gue ceritanya. SO, ini cerita gue, apa ceritamu? CIAO!
Rabu, 08 Februari 2012
Rabu, 25 Januari 2012
Rabu, 07 Desember 2011
Yuk! Mengelola Blog Untuk Pembelajaran di Sekolah
Yuk! Mengelola Blog Pembelajaran di Sekolah
Omjay salut sama anak-anak SMP yang sudah pintar membuat media pembelajaran berbasis blog. Omjay bahkan tak menyangka kalau anak SMP itu sudah bisa melakukannya. Blog memang hebat dan bahkan bisa seperti setajam pisau. Blog akan menjadi baik bila dimanfaatkan oleh orang-orang baik dan akan menjadi berbahaya bila dimanfaatkan oleh orang jahat. Apalagi bila blog dimanfaatkan untuk hal-hal yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan).
Omjay akan senang sekali bila kamu kreatif dan memanfaatkan blog untuk menunjang pembelajaranmu di sekolah. Misalnya, bila kamu rajin merangkum atau meringkas setiap pelajaran yang dikuasai dan kemudian mempostingnya diblog kamu, maka kamu sudah dapat pahala banyak tuh. Kenapa? Karena tulisan itu sangat membantu teman-temanmu yang malas membuat rangkuman dan malas membaca buku sampai habis. Coba kamu bayangkan, bila setiap siswa mampu untuk berbagi dalam penguasaan materi pelajaran, tentu kamu akan jadi “tutor teman sebaya”. Mereka bisa belajar dari blog yang kamu buat. Mereka bisa belajar matematika, fisika, biologi, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan lain sebagainya.
Kalau kamu mau berbagi ilmu dalam blog, tentu ilmu yang kamu kuasai akan semakin mantap. Kamu bisa belajar dari falsafah mata air, semakin diambil semakin bening airnya. Tidak ada satupun mata air yang semakin diambil, airnya semakin bertambah keruh. Malah justru sebaliknya semakin jernih alias bening.
Semakin kamu rajin membuat media pembelajaran berbasis blog, maka kamu sudah seperti dosen perguruan tinggi yang memberikan tugas-tugas kuliahnya lewat internet. Di sinilah kamu ditantang membangun blog untuk pembelajaran. Seperti apa yang sudah omjay lakukan, yaitu memasukkan semua hal yang berhubungan dengan materi pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Untuk bisa melihat contohnya kamu bisa melihat di http://materi-tik-smp.blogspot.com/
Kamu bisa juga belajar tentang blog sebagai media pembelajaran dari kak Aya, seorang alumni SMP Labschool Jakarta yang rajin menulis dan membuat artikel sehingga pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggrisnya bagus. Untuk bisa melihat blog kak Aya kamu bisa melihat di http://ayaelectro.wordpress.com. Dalam blog itu kamu bisa juga belajar dengan Kak Aya bagaimana mengelola majalah sekolah. Pokoknya bakal banyak ilmu yang akan kamu dapatkan dari blognya Kak Aya. Coba dech kamu kunjungi blognya!. Kamu pasti akan mendapatkan pengetahuan baru.
Kiat Membangun Blog Pembelajaran
Ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan dalam membangun blog untuk pembelajaran yang disukai oleh siswa SMP. Hal-hal penting itu adalah :
1. Kemauan
Kamu harus memiliki kemauan yang kuat dan minat yang tinggi dalam mengelola blog pembelajaran ini. Sebab, kamu tidak digaji dalam mengelolanya. Tetapi bila kamu memiliki kemauan yang kuat untuk belajar, omjay yakin kamu akan bisa membangun blog untuk pembelajaran yang bermanfaat untuk semua.
2. Kerja Keras
Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Semua kesuksesan itu dimulai dari kerja keras, dan dilakukan secara bertahap. Dalam membangun blog untuk pembelajaran kamu benar-benar dituntut untuk kerja keras. Memasukkan dan menuliskan materi pembelajaran yang menarik sehingga akan banyak orang yang berkunjung ke blog itu. Selain itu lakukan pula promosi ke teman-temanmu.
3. Kerja Cerdas
Kamu harus bekerja cerdas agar blog yang kamu buat menarik hati para pengguna internet agar mau belajar diblog kamu. Cara cerdas itu adalah buat blog kamu semenarik mungkin, lalu kirimkan email ke teman-teman kamu yang isinya kalau kamu telah membangun blog untuk media pembelajaran. Bila blog yang kamu buat mendatangkan manfaat untuk teman-teman kamu, Omjay yakin mereka akan menjadi pengunjung tetap blog kamu itu.
4. Kerja Ikhlas
Karena kamu tidak dibayar dalam pengelolaan blog ini, maka kamu harus ikhlas dalam mengelolanya. Serahkan segala sesuatunya pada Tuhan Pemilik Bumi. Niatkan dalam dirimu bahwa blog yang kamu kelola itu dibangun memang dengan niat untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman. Ketika niat itu ikhlas, nantikan keajaiban blog yang akan kamu temui dan lihatlah apa yang terjadi. Mengisi tulisan diblog, serasa kamu memiliki tabungan yang nanti akan tumbuh menjadi bertambah banyak. Bila kamu mengerjakan segala sesuatu dengan ikhlas karena Tuhan pemilik alam semesta, maka kamu pasti akan dituntun olehNya dan diberi kekuatan hebat untuk membangun blog pembelajaran. Percaya dech sama Omjay!
5. Kerja Tuntas
Mengerjakan semua tugas harus sampai tuntas atau selesai. Kalau kamu sudah terbiasa mengerjakan sesuatu sampai tuntas, maka kamu akan menjadi orang yang profesional di bidangnya. Biasakan kerja sampai tuntas, dan jangan meninggalkan tanggungjawabmu di tengah-tengah proses pekerjaan. Bila kamu mempunyai keinginan membangun blog untuk pembelajaran, maka kamu harus menyelesaikan meteri-materi esensial yang dapat membantu teman-teman kamu memahami materi yang diberikan oleh guru.
6. Koneksi
Memiliki hubungan yang baik dengan teman-temanmu alias “gaul”. Kalau kamu orang yang gaul, maka akan dengan mudah membangun blog untuk pembelajaran. Mengapa? Karena kamu akan tahu kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh mereka dalam menunjang pembelajarannya di sekolah. Kamu pun harus pandai juga “gaul” dengan guru, sehingga ketika kamu mengalami kesulitan akan ada guru yang membantu kamu dengan sepenuh hati. Di dalam membangun blog untuk pembelajaran, koneksi ini sangat penting. Sebab kamu akan dapat dengan mudah menyebarkan blog kamu itu karena jaringan “gaul” kamu yang luas.
7. Komitmen
Komitmen adalah sungguh-sungguh memegang janji yang telah diucapkan. Jadi jangan patah semangat ketika dalam perjalanan membangun blog kamu menghadapi tantangan yang berat. Tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan. Diperlukan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan mimpi itu. Karena itu, komitmen kamu harus terus terjaga dalam membangun blog pembelajaran.
8. Konsisten
Kamu harus tetap teguh dalam pendirian. Tidak mudah goyah ketika ada yang mencibir. Pada saat kita melakukan kebaikan, ada saja orang yang sirik, karena itu kamu harus konsisten dalam pelaksanaannya. Berdisiplin dengan waktu dan penuhi jadwal yang telah kamu buat sendiri. Sekali kamu melanggar apa yang sudah kamu janjikan dengan dirimu sendiri, maka kamu akan menjadi orang yang inkonsistensi. Karena itu biasakan konsisten dengan apa yang telah kita lakukan dan hadapi tantangan dengan penuh percaya diri atau PD. Omjay yakin kamu pasti bisa! Sebab kamu melakukannya dengan penuh rasa ‘PD’ yang tinggi.
9. Kreativitas
Orang yang kreatif selalu memiliki kreativitas tinggi dalam membangun blog pembelajaran. Otaknya selalu menemukan hal-hal baru. Dia tidak mau blog yang dikelola merupakan hasil karya orang lain. Orang yang memiliki kreativitas yang tinggi selalu berupaya mencari sendiri ide-ide ‘brilian’ yang ada dalam otaknya. Orang yang kreatif itu biasanya menghasilkan sesuatu yang unik. Karena keunikan itulah yang membuat dirinya berbeda dengan orang lain. Cobalah kamu belajar dari blog-blog yang kreatif, seperti blognya mas Raditya Dika yang ramai pengunjung.
10. Kontekstual
Apa yang kamu tuliskan dalam blog pembelajaran sebaiknya bersinggungan langsung dengan kehidupan nyata siswa. Dengan kamu membuat tulisan yang kontekstual akan membuat teman-teman kamu merasa terbantu dari tulisan kamu itu. Karena itu menulislah sesuatu yang bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari. Jangan menulis sesuatu yang tidak kontekstual.
11. Kredibel
Blog yang kamu buat harus dapat dipercaya oleh para blogger lainnya. Buat tulisan yang menarik dan bukan copy paste dari blog orang lain. Ketika blog kamu dianggap kredibel oleh orang lain, maka akan banyak pengunjung yang akan singgah membaca tulisan-tulisan kamu. Karena itu mulailah membangun kredibilitas dalam pengelolaan blog kamu di internet.
12. Kolaboratif
Kamu harus bisa mencari teman yang dapat bekerjasama dalam membangun blog pembelajaran. Tidak ada orang yang sukses tanpa bekerjasama dengan orang lain. Oleh karena itu carilah teman yang dapat berkolaborasi dengan kamu dalam membangun blog pembelajaran. Orang-orang yang sukses biasanya bisa bekerjasama dengan orang lain. Saling berbagi tugas dan menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh amanah. Bila kalian bisa saling mengisi dan berbagi dalam blog pembelajaran, Omjay yakin kolaborasi yang kamu lakukan dengan siswa lainnya akan membuahkan hasil.
Demikianlah sedikit ilmu ngeblog yang Omjay dapat sampaikan. Selamat mencoba dan membangun Blog Pembelajaran. Kelola blog kamu itu dengan sepenuh hati. Mari membangun blog untuk mendukung pembelajaran. Siapa tahu blogmu itu menjadi blog yang terpilih dalam pesta blogger 2011.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com
Omjay salut sama anak-anak SMP yang sudah pintar membuat media pembelajaran berbasis blog. Omjay bahkan tak menyangka kalau anak SMP itu sudah bisa melakukannya. Blog memang hebat dan bahkan bisa seperti setajam pisau. Blog akan menjadi baik bila dimanfaatkan oleh orang-orang baik dan akan menjadi berbahaya bila dimanfaatkan oleh orang jahat. Apalagi bila blog dimanfaatkan untuk hal-hal yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan).
Omjay akan senang sekali bila kamu kreatif dan memanfaatkan blog untuk menunjang pembelajaranmu di sekolah. Misalnya, bila kamu rajin merangkum atau meringkas setiap pelajaran yang dikuasai dan kemudian mempostingnya diblog kamu, maka kamu sudah dapat pahala banyak tuh. Kenapa? Karena tulisan itu sangat membantu teman-temanmu yang malas membuat rangkuman dan malas membaca buku sampai habis. Coba kamu bayangkan, bila setiap siswa mampu untuk berbagi dalam penguasaan materi pelajaran, tentu kamu akan jadi “tutor teman sebaya”. Mereka bisa belajar dari blog yang kamu buat. Mereka bisa belajar matematika, fisika, biologi, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan lain sebagainya.
Kalau kamu mau berbagi ilmu dalam blog, tentu ilmu yang kamu kuasai akan semakin mantap. Kamu bisa belajar dari falsafah mata air, semakin diambil semakin bening airnya. Tidak ada satupun mata air yang semakin diambil, airnya semakin bertambah keruh. Malah justru sebaliknya semakin jernih alias bening.
Semakin kamu rajin membuat media pembelajaran berbasis blog, maka kamu sudah seperti dosen perguruan tinggi yang memberikan tugas-tugas kuliahnya lewat internet. Di sinilah kamu ditantang membangun blog untuk pembelajaran. Seperti apa yang sudah omjay lakukan, yaitu memasukkan semua hal yang berhubungan dengan materi pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Untuk bisa melihat contohnya kamu bisa melihat di http://materi-tik-smp.blogspot.com/
Kamu bisa juga belajar tentang blog sebagai media pembelajaran dari kak Aya, seorang alumni SMP Labschool Jakarta yang rajin menulis dan membuat artikel sehingga pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggrisnya bagus. Untuk bisa melihat blog kak Aya kamu bisa melihat di http://ayaelectro.wordpress.com. Dalam blog itu kamu bisa juga belajar dengan Kak Aya bagaimana mengelola majalah sekolah. Pokoknya bakal banyak ilmu yang akan kamu dapatkan dari blognya Kak Aya. Coba dech kamu kunjungi blognya!. Kamu pasti akan mendapatkan pengetahuan baru.
Kiat Membangun Blog Pembelajaran
Ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan dalam membangun blog untuk pembelajaran yang disukai oleh siswa SMP. Hal-hal penting itu adalah :
1. Kemauan
Kamu harus memiliki kemauan yang kuat dan minat yang tinggi dalam mengelola blog pembelajaran ini. Sebab, kamu tidak digaji dalam mengelolanya. Tetapi bila kamu memiliki kemauan yang kuat untuk belajar, omjay yakin kamu akan bisa membangun blog untuk pembelajaran yang bermanfaat untuk semua.
2. Kerja Keras
Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Semua kesuksesan itu dimulai dari kerja keras, dan dilakukan secara bertahap. Dalam membangun blog untuk pembelajaran kamu benar-benar dituntut untuk kerja keras. Memasukkan dan menuliskan materi pembelajaran yang menarik sehingga akan banyak orang yang berkunjung ke blog itu. Selain itu lakukan pula promosi ke teman-temanmu.
3. Kerja Cerdas
Kamu harus bekerja cerdas agar blog yang kamu buat menarik hati para pengguna internet agar mau belajar diblog kamu. Cara cerdas itu adalah buat blog kamu semenarik mungkin, lalu kirimkan email ke teman-teman kamu yang isinya kalau kamu telah membangun blog untuk media pembelajaran. Bila blog yang kamu buat mendatangkan manfaat untuk teman-teman kamu, Omjay yakin mereka akan menjadi pengunjung tetap blog kamu itu.
4. Kerja Ikhlas
Karena kamu tidak dibayar dalam pengelolaan blog ini, maka kamu harus ikhlas dalam mengelolanya. Serahkan segala sesuatunya pada Tuhan Pemilik Bumi. Niatkan dalam dirimu bahwa blog yang kamu kelola itu dibangun memang dengan niat untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman. Ketika niat itu ikhlas, nantikan keajaiban blog yang akan kamu temui dan lihatlah apa yang terjadi. Mengisi tulisan diblog, serasa kamu memiliki tabungan yang nanti akan tumbuh menjadi bertambah banyak. Bila kamu mengerjakan segala sesuatu dengan ikhlas karena Tuhan pemilik alam semesta, maka kamu pasti akan dituntun olehNya dan diberi kekuatan hebat untuk membangun blog pembelajaran. Percaya dech sama Omjay!
5. Kerja Tuntas
Mengerjakan semua tugas harus sampai tuntas atau selesai. Kalau kamu sudah terbiasa mengerjakan sesuatu sampai tuntas, maka kamu akan menjadi orang yang profesional di bidangnya. Biasakan kerja sampai tuntas, dan jangan meninggalkan tanggungjawabmu di tengah-tengah proses pekerjaan. Bila kamu mempunyai keinginan membangun blog untuk pembelajaran, maka kamu harus menyelesaikan meteri-materi esensial yang dapat membantu teman-teman kamu memahami materi yang diberikan oleh guru.
6. Koneksi
Memiliki hubungan yang baik dengan teman-temanmu alias “gaul”. Kalau kamu orang yang gaul, maka akan dengan mudah membangun blog untuk pembelajaran. Mengapa? Karena kamu akan tahu kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh mereka dalam menunjang pembelajarannya di sekolah. Kamu pun harus pandai juga “gaul” dengan guru, sehingga ketika kamu mengalami kesulitan akan ada guru yang membantu kamu dengan sepenuh hati. Di dalam membangun blog untuk pembelajaran, koneksi ini sangat penting. Sebab kamu akan dapat dengan mudah menyebarkan blog kamu itu karena jaringan “gaul” kamu yang luas.
7. Komitmen
Komitmen adalah sungguh-sungguh memegang janji yang telah diucapkan. Jadi jangan patah semangat ketika dalam perjalanan membangun blog kamu menghadapi tantangan yang berat. Tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan. Diperlukan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan mimpi itu. Karena itu, komitmen kamu harus terus terjaga dalam membangun blog pembelajaran.
8. Konsisten
Kamu harus tetap teguh dalam pendirian. Tidak mudah goyah ketika ada yang mencibir. Pada saat kita melakukan kebaikan, ada saja orang yang sirik, karena itu kamu harus konsisten dalam pelaksanaannya. Berdisiplin dengan waktu dan penuhi jadwal yang telah kamu buat sendiri. Sekali kamu melanggar apa yang sudah kamu janjikan dengan dirimu sendiri, maka kamu akan menjadi orang yang inkonsistensi. Karena itu biasakan konsisten dengan apa yang telah kita lakukan dan hadapi tantangan dengan penuh percaya diri atau PD. Omjay yakin kamu pasti bisa! Sebab kamu melakukannya dengan penuh rasa ‘PD’ yang tinggi.
9. Kreativitas
Orang yang kreatif selalu memiliki kreativitas tinggi dalam membangun blog pembelajaran. Otaknya selalu menemukan hal-hal baru. Dia tidak mau blog yang dikelola merupakan hasil karya orang lain. Orang yang memiliki kreativitas yang tinggi selalu berupaya mencari sendiri ide-ide ‘brilian’ yang ada dalam otaknya. Orang yang kreatif itu biasanya menghasilkan sesuatu yang unik. Karena keunikan itulah yang membuat dirinya berbeda dengan orang lain. Cobalah kamu belajar dari blog-blog yang kreatif, seperti blognya mas Raditya Dika yang ramai pengunjung.
10. Kontekstual
Apa yang kamu tuliskan dalam blog pembelajaran sebaiknya bersinggungan langsung dengan kehidupan nyata siswa. Dengan kamu membuat tulisan yang kontekstual akan membuat teman-teman kamu merasa terbantu dari tulisan kamu itu. Karena itu menulislah sesuatu yang bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari. Jangan menulis sesuatu yang tidak kontekstual.
11. Kredibel
Blog yang kamu buat harus dapat dipercaya oleh para blogger lainnya. Buat tulisan yang menarik dan bukan copy paste dari blog orang lain. Ketika blog kamu dianggap kredibel oleh orang lain, maka akan banyak pengunjung yang akan singgah membaca tulisan-tulisan kamu. Karena itu mulailah membangun kredibilitas dalam pengelolaan blog kamu di internet.
12. Kolaboratif
Kamu harus bisa mencari teman yang dapat bekerjasama dalam membangun blog pembelajaran. Tidak ada orang yang sukses tanpa bekerjasama dengan orang lain. Oleh karena itu carilah teman yang dapat berkolaborasi dengan kamu dalam membangun blog pembelajaran. Orang-orang yang sukses biasanya bisa bekerjasama dengan orang lain. Saling berbagi tugas dan menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh amanah. Bila kalian bisa saling mengisi dan berbagi dalam blog pembelajaran, Omjay yakin kolaborasi yang kamu lakukan dengan siswa lainnya akan membuahkan hasil.
Demikianlah sedikit ilmu ngeblog yang Omjay dapat sampaikan. Selamat mencoba dan membangun Blog Pembelajaran. Kelola blog kamu itu dengan sepenuh hati. Mari membangun blog untuk mendukung pembelajaran. Siapa tahu blogmu itu menjadi blog yang terpilih dalam pesta blogger 2011.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com
Kamis, 17 November 2011
Lomba Blog Wijaya Kusumah untuk Hari Guru Berhadiah Total Rp. 3.000.000,-
Dalam rangka memperingati hari guru Indonesia yang jatuh pada 25 Nopember 2011, Blog pendidikan wijayalabs.com menyelenggarakan lomba atau kompetisi blog yang mengangkat tema “Peran Guru dalam Mencerdaskan Bangsa”.
Hal yang diharapkan dari lomba ini adalah para guru yang telah memiliki blog pribadi di internet dapat lebih menyadari perannya sebagai guru dan dapat ikut berpartisipasi dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan.
1. Persyaratan Peserta
- Semua guru yang berdomisili di Indonesia.
- Memiliki blog pribadi di internet
- Blog yang diikutsertakan tidak dibatasi pagerank, lama aktif, atau jumlah postingan sebelumnya.
- Peserta tidak dipungut biaya registrasi.
2. Ketentuan Tulisan
- Tulisan dapat dibuat dalam bentuk esei atau narasi.
- Panjang tulisan minimal 750 kata dalam bahasa Indonesia. Gaya bahasa bebas-santai-informal, tidak harus yang baku-formal.
- Tulisan tidak menyinggung SARA.
- Keyword atau kata kunci “Peran guru dalam Mencerdaskan bangsa”.
- Tulisan wajib menyertakan minimal 3 (tiga) backlinks ke url/situs/blog http://www.wijayalabs.com
Isi tulisan yang diikutsertakan minimal dapat menjelaskan:
- Bagaimana peran guru dalam mencerdaskan bangsa?
- Kenapa saya mau jadi guru?
- Apa harapan dan opini guru mengenai peranan blog wijayalabs.comsebagai media blog pendidikan?
3. Teknis Registrasi
- Menulis dan memposting artikel kontes blogging dalam blog guru yang sesuai dengan ketentuan tulisan.
- Pendaftaran artikel blog dimulai tanggal 10 November 2011 sampai 28 November 2011 dengan mengirimkan tautan (link) artikel blog (bukan hanya url homepage blog) dan biodata peserta ke alamat emailwijayalabs@wijayalabs.com
- Biodata peserta minimal berisi nama lengkap, alamat email, dan no telpon/ponsel yang dapat dihubungi.
- Tiap peserta diperbolehkan mengikutsertakan lebih dari satu blog miliknya.
- Aktifkan fitur komentar pada blog/artikel anda. Promosikan seluas-luasnya artikel anda melalui facebook, twitter, atau media lainnya.
4. Penilaian Lomba Blog
- Kompetisi menggunakan sistem kontes blogging semi SEO yang memadukan antara kualitas tulisan dengan tingkat popularitas di search engine atau mesin pencari.
- Tautan artikel yang diambil untuk dinilai tim juri adalah artikel yang sesuai dengan ketentuan tulisan dan muncul pada urutan 20 (tiga puluh) teratas berdasarkan halaman hasil pencarian di google.co.id dengan kata kunci“Peran Guru dalam Mencerdaskan Bangsa” pada tanggal 28 November 2011 pukul 18.00 WIB.
- Isi artikel harus dapat menjelaskan dengan mudah dan santun tentang jawaban yang diharapkan dari Pertanyaan Umum di atas.
- Originalitas tulisan.
- Keterkaitan dengan tema.
- Kualitas dan kuantitas komentar pembaca pada artikel yang dilombakan akan menjadi nilai tambah.
- Ada waktu 5 hari untuk mengecek atau menyanggah apakah tulisan copy paste, setelah pengumuman pemenangnya. Jika diketahui dari hasil cross cek artikel pemenang adalah hasil copy paste maka pemenang akan diganti.
- Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.
- Nama pemenang akan diumumkan di awal bulan Desember 2011
5. Hadiah Kontes Blogging atau lomba blog Wijaya Kusumah
Tiga orang pemenang utama akan mendapatkan hadiah:
- Juara pertama mendapatkan uang Rp. 1.000.000,- + buku yang disusun oleh wijaya kusumah + Sertifikat + domain+hosting untuk website berbayar dengan kapasitas 300 MB dari PT. Excellent Infotama Kreasindo.
- Juara kedua mendapatkan uang Rp. 750.000,- + buku yang disusun oleh wijaya kusumah + Sertifikat + domain+hosting untuk website berbayar dengan kapasitas 300 MB dari PT. Excellent Infotama Kreasindo..
- Juara ketiga mendapatkan uang Rp. 500.000,- + buku yang disusun oleh wijaya kusumah + Sertifikat + domain+hosting untuk website berbayar dengan kapasitas 300 MB dari PT. Excellent Infotama Kreasindo.
6. Dewan Juri Lomba
- Amril Taufik Gobel (http://daengbattalla.com)
- Masim “Vavai” Sugianto (http://vavai.com)
- Dahli Ahmad (Ketua IGI Bekasi) di http://dahli-ahmad.blogspot.com/
7. Pendukung Kompetisi
- Penerbit Indeks
- Sponsor http://www.excellent.co.id/
- Donatur
8. Informasi Kompetisi blog
Info lengkap dapat mengunjungi http://www.wijayalabs.com dan contact person sebagai berikut:
- Wijaya Kusumah (hp. 0815-915-5515 ) 0815-915-5515 )
- Dahli Ahmad (hp. 082117923273)
Facebook : wijayalabs
Twitter : @wijayalabs
Email : wijayalabs@wijayalabs.com
(sumber: http//wijayalabs.com)
Rabu, 19 Oktober 2011
Kenapa Kita Tak Bangga Dengan Bahasa Indonesia?
Bahasa menunjukkan bangsa. Setiap bangsa pasti memiliki bahasanya sendiri, dan merasa bangga dengan bahasa mereka. Bahkan mereka berusaha keras untuk memperkenalkan bahasa bangsanya ke forum-forum international. Meskipun mereka tahu bahwa bahasa Inggris telah menjadi bahasa Internasional yang banyak dipakai oleh masyarakat dunia dalam berkomunikasi. Kebanggaan itu akan terlihat ketika mereka bernarsis diri dalam blog mereka seperti para peserta didik saya yang sangat bangga dengan sekolahnya. Lihatlah wajah-wajah mereka dalam foto di atas!
Saya tertegun sesaat, ketika salah satu sahabat saya bercerita tentang kunjungannya ke beberapa negara di Eropa. Orang Perancis sangat bangga dengan bahasa nasionalnya. Setiap turis asing yang melancong ke negerinya akan diarahkan untuk mengenal, dan mengerti bahasa Perancis. Begitupun dengan orang Jerman, dan Swiss. Berbeda sekali dengan negeri yang kita cintai ini. Kita justru lebih suka berbahasa Inggris daripada bahasa sendiri. Para turis asing yang berwisata ke negeri ini tidak kita arahkan untuk mengenal, dan mengerti bahasa Indonesia. Jarang sekali saya temui, ada turis asing dari manca negara yang langsung diajarkan bahasa Indonesia oleh guide atau pemandu wisata di negeri ini. Misalnya dengan kata-kata, “Hai apa kabar?” atau “Selamat datang di negeri impian dan negeri surgawi Indonesia”.
Hal yang lebih menyakitkan lagi, para guru di sekolah RSBI diminta menyampaikan materi pelajarannya dalam dua bahasa (Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia), dan kalau bisa bahasa Inggrisnya lebih ditonjolkan ketimbang bahasa Indonesia, karena sekolah sudah diharuskan untuk bertaraf internasional dengan menguasai bahasa Inggris. Padahal tidak seperti itu seharusnya penerapan bilingual dalam pembelajaran di sekolah.
Bahasa hanya sebagai sarana saja menyampaikan pesan. Jadi, bila seorang guru ingin pesannya sampai kepada para peserta didik, gunakanlah bahasa Indonesia dalam menyampaikan materinya, dan bukan memakai bahasa Inggris yang terlihat keren didengar, tetapi tidak dipahami pesannya oleh peserta didiknya. Oleh karenanya, penerapan dua bahasa (bilingual) di sekolah-sekolah kita, terutama sekolah RSBI/SBI harus dievaluasi segera agar supaya generasi penerus bangsa ini bangga dengan bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia harus terus dipakai dalam dunia pendidikan kita. Posisinya tak boleh tergantikan dengan bahasa internasional. Bahasa Indonesia harus terus berkembang, dan dikembangkan oleh para guru di sekolah agar kesusastraan terus bermetamorforsis mencapai keindahannya. Bahasa Indonesia harus menjadi bahasa resmi di negeri sendiri dalam hal berkomunikasi. Dia harus menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.
Sebagai sarana komunikasi, bahasa juga mampu membangun keterampilan berkomunikasi, keterampilan menyampaikan pendapat, gagasan, dan pandangan dalam menyikapi suatu persoalan yang dihadapi dalam kehidupan pada era global ini. Keterampilan seperti itu tentu sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman.Tak Terkecuali, para blogger yang telah memiliki blog sendiri di internet, dan mengelolanya secara mandiri.
Kenapa kita tak bangga dengan bahasa Indonesia?
Dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini, blog berhasil merebut perhatian masyarakat dan menjadi trend yang sangat digemari, terutama di kalangan pengguna internet. Atas dasar itu, banyak lembaga menyelenggarakan lomba blog dengan maksud untuk memberikan penghargaan kepada pembuat blog yang bernilai unggul, baik dari sisi artistik, informatika, maupun kemanfaatan isi yang termuat di dalam blog tersebut.
Lomba itu diadakan untuk membiasakan diri para blogger agar mampu menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan begitu seorang blogger akan memiliki peran tersendiri dalam mempublikasikan khasanah ilmu, dan kesusastraan Indonesia di ranah maya.
Para pengelola blog atau blogger seharusnya bangga dengan bahasa kita. Kebanggaannya itu harus dipublikasikannya dalam bentuk tulisan atau postingan di blog yang senantiasa mencerminkan kebanggaan dan kecintaan kepada bahasanya sendiri. Berusaha untuk menyuguhkan informasi yang dapat dipahami dan dimengerti dengan bahasa Indonesia yang mudah dicerna oleh siapa saja para pengguna inernet (netter) yang membaca blognya itu.
Kenapa kita tak bangga dengan bahasa Indonesia? Jawabnya, karena kita tidak membiasakan diri menulis dan membaca dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, peran guru TIK sangat penting agar mampu mengarahkan para peserta didiknya untuk mampu menulis dalam blog mereka dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Sebagai seorang pengajar mata pelajaran TIK di SMP, hal di atas itulah yang saya lakukan. Saya pun mengumpulkan alamat link blog peserta didik dalam sebuah blog di http://materi-tik-smp.blogspot.com/. Dengan begitu, saya bisa memantau tulisan-tulisan mereka, dan mengambil tulisan terbaik untuk diterbitkan dalam majalah sekolah yang bernama GEMA SMP Labschool Jakarta. Mari bangga berbahasa Indonesia.
Artikel ini juga saya publikasikan di sini.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Rabu, 10 Agustus 2011
Tutorial Microsoft Excel 2003
Copyright © Rutgers Writing Program
Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)
Tutorial – Microsoft Office Excel 2003
Introduction:
Microsoft Excel is the most widespread program for creating spreadsheets on the market today. Spreadsheets allow you to organize information in rows and tables (which create cells), with the added bonus of automatic mathematics. Spreadsheets have been used for many, many years in business to keep track of expenses and other calculations. Excel will keep track of numbers you place in cells, and if you define cells to refer to each other, any changes made in one cell will be reflected in these referring cells. It sounds a bit complicated, but Excel makes it all a breeze.
Opening Excel:
Start >> Programs >> Microsoft Office >> Microsoft Office Excel 2003
Microsoft Excel will automatically open with a blank spreadsheet spanning many columns and rows. You will notice a number of toolbars with many more options included.
Standard Toolbar:
1. New:
Create a new, blank spreadsheet
2. Open:
Open a previously saved spreadsheet
3. Save:
Save your current spreadsheet
4. Permission:
5. Print:
Prints the current document.
6.Print Preview:
Preview the potential print of the current document.
7. Research:
Microsoft has enabled Information Rights Management (IRM) within the new
version of Excel, which can help protect sensitive documents from being
copied or forwarded. Click this for more information and options.
8.Copy:
Copies the current selection to the clipboard, which can then be pasted
elsewhere in the document.
9. Paste:
Takes the current clipboard contents and inserts them.
10. Undo:
Undoes the last action in the document, reverting “back” a step in time.
11. Insert Hyperlink:
Inserts a hyperlink to an Internet location.
12. AutoSum:
A drop-down menu of available mathematical operations to perform.
13. Sort Ascending:
Sorts the current selection in ascending order.
14. Chart Wizard:
Opens the “Chart Wizard,” which will walk you through the creation of a chart/diagram using the currently selected information.
15. Microsoft Excel Help:
Brings up the Excel Help window, which will allow you to type in a key-word
for more information, or click anything on screen to directly bring up further
information on that subject.
16. More Options:
There are a variety of extra options you can call or add to the toolbar, such as
Spell Check, Sort Descending, Cut, Redo, etc. By clicking the triangle, you
can access these options; at the same time, you can drag this toolbar
outwards more to make more available space for these options directly on the
toolbar.
Formatting Toolbar:
1.Font:
Change the font of the selected cell(s)
2. Size:
Change the font size of the selection
3.Bold:
Put the selection in bold face
4. Italics:
Italicize the selection
5. Underline:
Underline the selection
6. Align Left:
Align the current selection to the left
7. Center:
Align the current selection to the center
8. Align Right:
Align the current selection to the right
9. Merge & Center:
Combine two selected cells into one new cell that spans the width of both and
center the contents of this new cell
10. Currency Style:
Change the style in which currency is displayed
11. Percent Style:
Change the style in which percents are displayed
12. Decrease Indent:
Decrease the indent of a cell by approximately one character
13. Border:
Add or alter the style of borders to format a cell with
14. Fill Color:
Select a color to fill the background of a cell with
15. Font Color:
Select a color to apply to a selection of text
You now have a basic understanding of the toolbars, but still have a huge window of
cells in front of you. What can you do with them? Cells can contain text, numbers, or
formulas (don't worry about formulas quite yet). To refer to a particular cell, you call
it by its column letter, and then by its row letter. For example, the cell in the
uppermost left corner would be "A1." The current cell(s) will always be listed in the
"Name Box," which appears on the left below the toolbars.
Navigating the Spreadsheet:
You can use the "Up," "Down," "Left," "Right," to move (one cell at a time)
throughout the spreadsheet. You can also simply click the cursor into a cell). The
"tab" button will move one cell to the right. The "Enter" button will confirm the
entered information and move one cell down.
If you enter text or numbers that span further than the column allows, simply place your cursor on the line dividing two columns next to their respective letters, and drag to the right or left until the desired width is achieved. You can also double-click his dividing line to have Excel automatically choose the best width.
A Simple Spreadsheet:
This is what a basic spreadsheet may look like, keeping track of the grades for five students. As you'll notice, numbers automatically align to the right, while text automatically aligns to the left. Room has been allowed at the top anthe left for
column and row headings, which have been placed in bold.
Simple Formulas:
"92.67" was not entered as the contents for cell "E2." The "formula bar" has the
following entered into it:
=(B2+C2+D2)/3
By following the normal order of operations, the contents of the three cells in
parenthesis (B2, C2, and D2) are all added to each other, and then divided by 3. This gives an average of the three grades, which is then shown in the cell "E2" (where the formula was entered).
If you wanted to do the same for students 2 through 5, you would enter in similar formulas for each cell from "E3" to "E6" replacing the column and row numbers where appropriate.
An easy method to replicate formulas is to select the cell which contains the original formula ("E2" in this case), click the bottom right corner of the selection box, and drag down several rows (to "E6" in this example). The formula will be copied down in each cell, and will change itself to reflect each new row.
Insert Rows & Columns:
You may find that you need to insert a new, blank row where there isn't a blank row any more. To insert a new blank row, place your cursor directly below where you would like a new row. Select Insert >> Rows. To insert a new column, place the cursor in a cell directly to the right of where you would like the column. Select Insert >> Columns.
Sorting:
One of Excel’s powerful features is its ability to sort, while still retaining the
relationships among information. For example, let’s take our student grade example from above. What if we wanted to sort the grades in descending order? First, let’s select the information we want to sort.
Now let’s select the “Sort” option from the “Data” menu.
A new window will appear asking how you would like to sort the information. Let’s sort it by the average grade, which is in Column E; be sure to set by “Descending” order. If there were other criteria you wished to sort by as secondary measures, you could do so; let’s select “Then by” as “Grade 3” just for the practice of doing so (“Descending” order, as well).
Excel will sort your information with the specifications you entered. The results
should look something like this:
Cell Formatting:
You may notice that, by default, Excel will leave as many decimal points as possible within the cell’s width restraints; as you increase the cell’s width, the number of decimal points increases.
Select “Cells” from the “Format” menu. A new window will appear with a wide
variety of ways in which to customize your spreadsheets.
For example, if we wanted to set the percentages fixed to only two decimal points,
you can make this selection under the “Number” category within the “Number” tab.
You can also set the formatting for things such as the date, time, currency, etc.
The “Font” tab will also allow you to change the default font used on the
spreadsheet. The other tabs provide even more ways to customize your spreadsheet
and its appearance; experiment with the settings to see what works best for you.
Chart Wizard:
Excel allows you to create basic – to – intermediate charts based off of information
and data within your spreadsheets. Let’s create a column chart from the student
grade data from before. First, highlight the data.
Next, select “Chart” from the “Insert” menu. A new window will appear asking which type of chart you would like to create. For this example, let’s do a basic pie chart. Select “Column” from the “Chart Type” on the left side, and pick the first sub-type on the right (a normal, 2D column chart).
Click “Next.” In this window, you’ll be asked to select your “data range”; this is the area of your spreadsheet that you wish to generate a chart from. Since you’ve already selected the area before, it should already be entered into the appropriate area. “Series in” allows you to choose by which value you want to arrange the chart. Let’s arrange it by rows; this will break it down by “Grade” (such as Test 1, Test 2, etc.) and comparing the student scores next to each other.
Click “Next.” In step three you can give the chart a name (“Chart Title”), label the X
and/or Y axis, etc.
Copyright © Rutgers Writing Program
Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)
Click “Next.” The final step will ask whether you want the chart as an object in your current spreadsheet or in a new one; generally, you will place it within the same spreadsheet.
Click “Finish,” and your chart will appear in your spreadsheet!
Copyright © Rutgers Writing Program
Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)
Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)
Tutorial – Microsoft Office Excel 2003
Introduction:
Microsoft Excel is the most widespread program for creating spreadsheets on the market today. Spreadsheets allow you to organize information in rows and tables (which create cells), with the added bonus of automatic mathematics. Spreadsheets have been used for many, many years in business to keep track of expenses and other calculations. Excel will keep track of numbers you place in cells, and if you define cells to refer to each other, any changes made in one cell will be reflected in these referring cells. It sounds a bit complicated, but Excel makes it all a breeze.
Opening Excel:
Start >> Programs >> Microsoft Office >> Microsoft Office Excel 2003
Microsoft Excel will automatically open with a blank spreadsheet spanning many columns and rows. You will notice a number of toolbars with many more options included.
Standard Toolbar:
1. New:
Create a new, blank spreadsheet
2. Open:
Open a previously saved spreadsheet
3. Save:
Save your current spreadsheet
4. Permission:
5. Print:
Prints the current document.
6.Print Preview:
Preview the potential print of the current document.
7. Research:
Microsoft has enabled Information Rights Management (IRM) within the new
version of Excel, which can help protect sensitive documents from being
copied or forwarded. Click this for more information and options.
8.Copy:
Copies the current selection to the clipboard, which can then be pasted
elsewhere in the document.
9. Paste:
Takes the current clipboard contents and inserts them.
10. Undo:
Undoes the last action in the document, reverting “back” a step in time.
11. Insert Hyperlink:
Inserts a hyperlink to an Internet location.
12. AutoSum:
A drop-down menu of available mathematical operations to perform.
13. Sort Ascending:
Sorts the current selection in ascending order.
14. Chart Wizard:
Opens the “Chart Wizard,” which will walk you through the creation of a chart/diagram using the currently selected information.
15. Microsoft Excel Help:
Brings up the Excel Help window, which will allow you to type in a key-word
for more information, or click anything on screen to directly bring up further
information on that subject.
16. More Options:
There are a variety of extra options you can call or add to the toolbar, such as
Spell Check, Sort Descending, Cut, Redo, etc. By clicking the triangle, you
can access these options; at the same time, you can drag this toolbar
outwards more to make more available space for these options directly on the
toolbar.
Formatting Toolbar:
1.Font:
Change the font of the selected cell(s)
2. Size:
Change the font size of the selection
3.Bold:
Put the selection in bold face
4. Italics:
Italicize the selection
5. Underline:
Underline the selection
6. Align Left:
Align the current selection to the left
7. Center:
Align the current selection to the center
8. Align Right:
Align the current selection to the right
9. Merge & Center:
Combine two selected cells into one new cell that spans the width of both and
center the contents of this new cell
10. Currency Style:
Change the style in which currency is displayed
11. Percent Style:
Change the style in which percents are displayed
12. Decrease Indent:
Decrease the indent of a cell by approximately one character
13. Border:
Add or alter the style of borders to format a cell with
14. Fill Color:
Select a color to fill the background of a cell with
15. Font Color:
Select a color to apply to a selection of text
You now have a basic understanding of the toolbars, but still have a huge window of
cells in front of you. What can you do with them? Cells can contain text, numbers, or
formulas (don't worry about formulas quite yet). To refer to a particular cell, you call
it by its column letter, and then by its row letter. For example, the cell in the
uppermost left corner would be "A1." The current cell(s) will always be listed in the
"Name Box," which appears on the left below the toolbars.
Navigating the Spreadsheet:
You can use the "Up," "Down," "Left," "Right," to move (one cell at a time)
throughout the spreadsheet. You can also simply click the cursor into a cell). The
"tab" button will move one cell to the right. The "Enter" button will confirm the
entered information and move one cell down.
If you enter text or numbers that span further than the column allows, simply place your cursor on the line dividing two columns next to their respective letters, and drag to the right or left until the desired width is achieved. You can also double-click his dividing line to have Excel automatically choose the best width.
A Simple Spreadsheet:
This is what a basic spreadsheet may look like, keeping track of the grades for five students. As you'll notice, numbers automatically align to the right, while text automatically aligns to the left. Room has been allowed at the top anthe left for
column and row headings, which have been placed in bold.
Simple Formulas:
"92.67" was not entered as the contents for cell "E2." The "formula bar" has the
following entered into it:
=(B2+C2+D2)/3
By following the normal order of operations, the contents of the three cells in
parenthesis (B2, C2, and D2) are all added to each other, and then divided by 3. This gives an average of the three grades, which is then shown in the cell "E2" (where the formula was entered).
If you wanted to do the same for students 2 through 5, you would enter in similar formulas for each cell from "E3" to "E6" replacing the column and row numbers where appropriate.
An easy method to replicate formulas is to select the cell which contains the original formula ("E2" in this case), click the bottom right corner of the selection box, and drag down several rows (to "E6" in this example). The formula will be copied down in each cell, and will change itself to reflect each new row.
Insert Rows & Columns:
You may find that you need to insert a new, blank row where there isn't a blank row any more. To insert a new blank row, place your cursor directly below where you would like a new row. Select Insert >> Rows. To insert a new column, place the cursor in a cell directly to the right of where you would like the column. Select Insert >> Columns.
Sorting:
One of Excel’s powerful features is its ability to sort, while still retaining the
relationships among information. For example, let’s take our student grade example from above. What if we wanted to sort the grades in descending order? First, let’s select the information we want to sort.
Now let’s select the “Sort” option from the “Data” menu.
A new window will appear asking how you would like to sort the information. Let’s sort it by the average grade, which is in Column E; be sure to set by “Descending” order. If there were other criteria you wished to sort by as secondary measures, you could do so; let’s select “Then by” as “Grade 3” just for the practice of doing so (“Descending” order, as well).
Excel will sort your information with the specifications you entered. The results
should look something like this:
Cell Formatting:
You may notice that, by default, Excel will leave as many decimal points as possible within the cell’s width restraints; as you increase the cell’s width, the number of decimal points increases.
Select “Cells” from the “Format” menu. A new window will appear with a wide
variety of ways in which to customize your spreadsheets.
For example, if we wanted to set the percentages fixed to only two decimal points,
you can make this selection under the “Number” category within the “Number” tab.
You can also set the formatting for things such as the date, time, currency, etc.
The “Font” tab will also allow you to change the default font used on the
spreadsheet. The other tabs provide even more ways to customize your spreadsheet
and its appearance; experiment with the settings to see what works best for you.
Chart Wizard:
Excel allows you to create basic – to – intermediate charts based off of information
and data within your spreadsheets. Let’s create a column chart from the student
grade data from before. First, highlight the data.
Next, select “Chart” from the “Insert” menu. A new window will appear asking which type of chart you would like to create. For this example, let’s do a basic pie chart. Select “Column” from the “Chart Type” on the left side, and pick the first sub-type on the right (a normal, 2D column chart).
Click “Next.” In this window, you’ll be asked to select your “data range”; this is the area of your spreadsheet that you wish to generate a chart from. Since you’ve already selected the area before, it should already be entered into the appropriate area. “Series in” allows you to choose by which value you want to arrange the chart. Let’s arrange it by rows; this will break it down by “Grade” (such as Test 1, Test 2, etc.) and comparing the student scores next to each other.
Click “Next.” In step three you can give the chart a name (“Chart Title”), label the X
and/or Y axis, etc.
Copyright © Rutgers Writing Program
Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)
Click “Next.” The final step will ask whether you want the chart as an object in your current spreadsheet or in a new one; generally, you will place it within the same spreadsheet.
Click “Finish,” and your chart will appear in your spreadsheet!
Copyright © Rutgers Writing Program
Contact Barclay Barrios (barclay.barrios@rutgers.edu)
Langganan:
Postingan (Atom)





